Beberapa hari ini timeline-ku penuh banget bahasan iPhone Duo. Apple akhirnya nekat masuk pasar ponsel lipat di China. Tapi, dari yang aku baca di berbagai forum dan grup diskusi, sambutannya nggak semulus yang dibayangkan. Banyak yang langsung nanya, “Harganya berapa?”
Harga Jadi Sorotan Utama
iPhone Duo dijual 15.999 yuan, sekitar Rp35 jutaan. Aku sempat cek perbandingannya, ternyata ini lebih murah dari Huawei Mate XT2 yang harganya 19.999 yuan. Tapi tetap aja lebih mahal dari Xiaomi 18 Fold yang cuma 10.999 yuan.
Waktu aku scroll WeChat, ada satu komentar yang bikin aku mikir. Katanya, “Aku nggak beli tahun ini. Beli generasi kedua aja tahun depan.” Terus ada lagi yang nyeletuk soal daya beli. “Orang US penghasilan 3.000-4.000 dolar beli harga 1.999 dolar. Kita penghasilan 3.000-4.000 yuan, tapi harus bayar 10.000 yuan.” Jujur, itu relatable banget.
Peta Persaingan Foldable di China
Pasar foldable di China sekarang isinya pemain lama semua. Huawei, Xiaomi, Honor, Oppo, dan Vivo udah jualan macem-macem model, dari book-style, flip-phone, sampai trifold. Aku ingat banget waktu Huawei pertama kali keluar trifold-nya, rasanya kayak mereka udah selangkah lebih maju.
Menurut data Counterpoint, Huawei masih nomor satu di kuartal pertama dan kedua. Apple di posisi kedua, disusul Vivo dan Oppo.
Di level global, Samsung masih rajanya soal pengiriman ponsel lipat. Xiaomi di posisi ketiga. Samsung diprediksi punya pangsa pasar 32%, sementara Apple dan Huawei masing-masing 25% dan 24%.
Kendala eSIM dan Jadwal Rilis
Selain harga, ada satu hal lagi yang bikin orang China maju mundur: eSIM. iPhone Duo ini nggak punya slot kartu SIM fisik. Jadi kalau mau aktivasi, harus ke gerai operator buat verifikasi identitas. Buat sebagian orang, ini ribet. Aku aja kalau disuruh antre ke gerai cuma buat aktivasi, mungkin mikir dua kali.
Xiaomi 18 Fold udah bisa dibeli mulai Kamis. Huawei Mate XT2 nyusul beberapa hari kemudian. Kalau iPhone Duo, pre-order baru dibuka 16 Oktober dan penjualan resmi 23 Oktober.
Jujur, aku penasaran apakah iPhone Duo bisa bertahan di pasar yang udah sepadat ini. Tapi kalau lihat reaksi awal, kayaknya Apple masih punya pekerjaan rumah yang cukup besar.