Gengs, aku baru baca sesuatu yang bikin mata aku melotot nih! Jadi ceritanya, Anthropic—perusahaan AI paling viral di AS—baru aja buka kartu soal aksi “kecurangan” yang dilakukan sejumlah lab AI asal China. Mereka dituduh melakukan distilasi ilegal terhadap model Claude.
Bayangin, Alibaba, Moonshot, dan DeepSeek ini kayak murid yang nyontek jawaban dari murid paling pinter di kelas buat ngerjain PR-nya sendiri. Nah lho!
Alibaba Paling Nekat
Dari semua yang aku baca, operasi Alibaba ini yang paling gede. Mereka tercatat melakukan lebih dari 151 juta exchange dengan Claude cuma dalam rentang Mei-Juli. Puncaknya, hampir 3 juta exchange per hari dari 3.500 akun palsu! Nggak cuma buat nyontek, mereka juga pakai Claude buat riset reinforcement learning dan arsitektur model. Gila, nggak tuh?
Modus Moonshot & DeepSeek
Moonshot, si pembuat Kimi, nggak kalah licik. Mereka diam-diam mengalihkan permintaan customer yang harusnya ke Kimi, tapi malah diteruskan ke Claude. Jadi, user yang mikirnya lagi pakai Kimi, sebenernya lagi ngobrol sama Claude, bro. Dalam 10 hari, ada 300 ribu permintaan yang diteruskan lewat 5.380 akun fraudulent yang kebanyakan ada di Singapura dan Jepang. Mereka simpan percakapan itu buat bahan training.
Sementara DeepSeek, yang tahun lalu viral karena murah dan canggih, juga pakai taktik serupa. Mereka dilaporkan melakukan lebih dari 12 juta serangan distilasi dalam 14 hari di Juli 2026.
Bahaya Privasi!
Nah, ini yang bikin aku agak merinding. Beberapa percakapan yang dialihkan ke Claude ini mengandung informasi sensitif. Mulai dari data user individu, perusahaan multinasional, sampai aktor negara. Anthropic sendiri bilang kalau praktik ini kemungkinan besar melanggar hukum privasi dan terms of service mereka. Serem kan?
Pihak Alibaba, Moonshot, DeepSeek, dan Xiaomi belum memberikan komentar resmi soal tuduhan ini. Kita tunggu aja gimana kelanjutannya.